Pengalaman PJJ Awal Pandemi Covid-19
Niila Amaalia Chasanah, M.Pd
Akhir Maret 2020, merupakan masa awal perubahan sistem pendidikan di Indonesia. Pandemi Covid-19 menjadikan sistem pendidikan yang terbiasa Luring berubah menjadi Daring. Perubahan yang serta merta di akhir bulan ini, menyebabkan terjadinya kegaduhan dan kegoncangan terutama bagi sekolah-sekolah yang belum pernah menerapkan pembelajaran secara daring.
Di awal terjadinya perubahan itu saya sempat berpikir, mungkin perubahan ini tidak akan begitu merepotkan saya sebagai guru matematika jenjang SMK. Dalam bayangan saya waktu itu, anak setingkat SMK sebagian besar pasti mempunyai handphone dan punya kemampuan mengakses pembelajaran melalui aplikasi kelas virtual zoom, google classroom ataupun aplikasi lainnya. Namun kenyataan tak seindah harapan. Berbagai masalah tetap muncul, mulai dari masalah keterbatasan kuota sampai ketidakmampuan memahami konten pembelajaran yang tersedia di internet. Sehingga setiap kali pelaksanaan pembelajaran daring Matematika, aktivitas online dan pengumpulan tugas siswa hanya berkisar antara 5-10%. Dengan keterbatasan waktu dan pengetahuan pembuatan video pembelajaran saat itu, saya berupaya mencari alternatif pembelajaran yang dapat menjadi solusi bagi anak didik saya. Langkah pertama saya adalah menyusun materi presentasi menggunakan Ms. Power point dengan konten kontekstual dan bahasa yang mudah dipahami oleh anak didik saya. Selanjutnya, saya mulai merekam penjelasan materi power point yang saya buat menggunakan aplikasi zoom. Hasil video rekaman tersebut kemudian saya compress supaya ukuran nya kurang dari 20 MB. Alhamdulillah dengan cara tersebut, aktivitas pengumpulan tugas siswa meningkat menjadi 40-60%.
Berdasarkan pengalaman tersebut, saya menyadari bahwa betapa tertinggal nya sistem pendidikan di sekolah kami. Betapa tidak update nya saya sebagai guru di era revolusi industri 4.0 ini. Namun, saya juga bersyukur masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk menyadari segala kekurangan saya sebagai guru dan berusaha untuk memperbaiki nya. Semoga sedikit pengalaman yang saya tuangkan dalam tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi Bapak ibu pembaca. Aamiin.

Alhamdulillah👍
Semangat menulis
Menurut saya sudah bagus
Sudah enak dibaca…pembaca mudah memahami isinya
Saran : mungkin paragrap kedua dapat dibagi menjadi dua paragrap. Paragrap pertama bersisi kerepotan dan permasalahan pembelajaran daring, paragrap kedua berisi solusi yang sudah dilakukan penulis
Kita tunggu karya-karya berikutnya